Pages

Revisi Jurnal

Tugas Mesin Elektrik II [Revisi]

Dikarenakan adanya jurnal yang sama dengan kelompok teman jadi kelompok saya memutuskan untuk mengganti jurnal yang telah dipublish dengan jurnal yang sekarang. Semoga saja tidak ada kesamaan lagi jurnalnya dengan jurnal yang teman-teman miliki.

Klik link di bawah ini untuk download jurnalnya:
Sistem Pengereman Dinamis Motor Induksi

Tugas Kuliah Semester 5, Mesin Elektrik II

Tugas Mesin Elektrik II

Kelompok:
1. Yuda M. Hamdani
2. Ade Nuraeni Sudiono
3. Sidiq Faizal H.
4. Saepul Rahmat

Klik link di bawah ini untuk membuka jurnal ilmiahnya:
Perbandingan Karakteristik Motor Induksi

Di Balik Kesuksesan Seorang Pria, Terdapat Seorang Wanita yang Hebat di Belakangnya

   Wanita itu makhluk ciptaan Allah yang dimuliakan. Mengapa? Kita simak yuu ceritanya bagaimana wanita itu bisa dikatakan mulia karena saking hebatnya dibandingkan dengan seoang pria. Check this out agan, sista :)

1. Wanita menggendong janin atau buah hatinya (asumsi: kandungannya selama kurang lebih 9 bulan 10 hari) tanpa sedikitpun waktu melepaskannya. Rata-rata berat kandungannya adalah 1 kg. Maka selama itu wanita menggendong seberat (1kg x 30hari x 9bulan) + 10hari = 2.700 kg atau 2,7 Ton. Sesudah melahirkan wanita masih saja 
menggendong bayinya, sedangkan seorang pria menggendong anaknya sebentar saja sudah merasa lelah, capek dan lain-lain.

2.  
Setiap hari seorang wanita memasak untuk dirinya dan keluarganya (asumsi: seorang wanita memasak mulai umur 17 tahun hingga 55 tahun, berarti sekitar 38 tahun. Dan setiap hari untuk memasak 2 orang (ia dan suami). Maka seorang wanita itu telah memasak sebanyak: 2 x 365 x 38 = 27.740 orang.

3. Setiap hari wanita membersihkan ruangan atau rumah misalnya menyapu (asumsi: setiap hari membersihkan ruangan atau rumah berukuran 4 x 10 = 40 m2. Dan misalkan menyapu itu dilakukan sejak usia 15 tahun hingga 45 tahun, berarti sekitar 30 tahun. Maka sebenarnya seorang wanita telah membersihkan ruangan atau rumah 40 x 365 x 15 = 219,000 m2 atau seluas 20 kali lipat lapangan sepak bola.

4. Setiap hari seorang wanita mencuci piring (asumsi: tinggi tumpukan cucian piringnya sekitar 20 cm dan mencuci sekitar 30 tahun. Maka tingginya mencapai 20 x 365 x 30 = 219,000 cm = 2.190 m atau sekitar 15 kali lipat tinggi Monas atau 4 kali lipat tinggi Menara Kembar Petronas Malaysia.

5. Setiap hari seorang wanita mencuci baju (asumsi: panjang jemuran 5 m/hari. Dan misalnya melakukan pekerjaan mencuci itu sekitar 30 tahun, maka panjang jemuran yang pernah dilakukan seorang wanita itu adalah 5 x 365 x 30 = 54.750 meter atau 54,7 km.

Subhanallah sekali yah betapa hebatnya seorang wanita. Beruntunglah wahai kaum hawa, kita dilahirkan di dunia ini sebagai kodrat seorang wanita ^_^

source by:

Kedutan, mitos atau bukan?


Ja, Ich bin wieder da!


    Setelah beberapa hari ini off dari dunia blogger, dan akhirnya malam ini saya kembali mengajak jemari-jemari untuk menekan tuts huruf memebntuk beberapa kalimat.


    Hmm, cerita kali ini bisa di bilang cerita aneh. Karena seharian ini ujung kelopak mata kanan bagian atas "kedutan" terus-menerus hingga saat ini. Entah kenapa. Antara takut dan ngga tenang juga hati ini. Pasalnya 2 minggu yang lalu, teman saya pun mengalaminya dan setelah keesokan harinya "kedutan" itu tak muncul. Eh ternyata salah satu kerabat dekatnya berpulang ke Rahmatullah. Innalillahi wainna illaihi rajiuun.


    Dan ketakutan itu merasuk ke dalam hati juga pikiranku. Takut akan terjadi sesuatu pada keluarga, dan orang-orang terdekatku :'(


    Iseng-iseng saya cari di google, mengenai "kedutan" ini. Setidaknya untuk meminimalisir rasa ketakutan yang berlebihan ini. Menurut ilmu kesehatan ternyata "kedutan" itu merupakan aktifitas kontarksi otot yang tak terkontrol yang meneyebabkan kontraksi sekitar mata. Dalam istilah medisnya itu dinamakan "Blepharospasm (Beb)".



   Jika kita terus-menerus mengalami mata kedutan tanpa henti, bisa jadi merupakan gejala gangguan saraf. Tapi, bila hanya sesekali mengalaminya, mata kedutan secara medis bisa berarti Anda sedang stres, kurang tidur, atau terlalu lama melihat di tempat yang sama dalam waktu lama (misalnya, terlalu lama melihat layar komputer).

*bener banget nih, sepertinya mata saya lelah setiap hari berlama-lama melihat saja layar komputer*

   Menurut Dr. Karen Wolfe, penulis buku ‘Create The Body Your Soul Desires’, mata kedutan bisa menjadi pertanda bahwa tubuh kita sedang mengalami gangguan ringan. Para ahli kesehatan sepakat, 99% kedutan pada mata disebabkan karena tubuh didera stres dan kelelahan.
  
   Tidak ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk menghentikan kedutan pada mata ini selain membiarkan tubuh dan mata kita untuk beristirahat. Sebelum masalah ini semakin parah, ada baiknya kita mulai mengurangi tingkat stres, kurangi asupan kopi, dan cobalah untuk tidur minimal 7 jam sehari.

source by:
kompasiana.com

Sehnsucht Freunde

     Pernahkah kamu merasa kesal pada diri sendiri? Ya, aku pernah mengalaminya dan sekarang begitulah keadaanku. Apa yang ku inginkan tak seperti apa yang terjadi. Apa yang aku harapkan terjadi tak kesampaian terjadi. Ya beginilah rasanya. Kesal, marah, cemberut, bad mood dan segala macam perasaan negatif lainnya. Aku tau ini tak baik, namun aku tak bisa memungkiri atas perasaan kesalku ini.

     Pernah juga berpikir bahwa apa karena aku tak memiliki teman wanita yang bisa diajak seru-seruan aku jadi begitu. Pernah juga berpikir apakah aku hanya berkutat dengan pekerjaan dan juga kuliah hingga tak seorangpun teman wanita yang ku punya saat ini. Seperti angin yang kadang berhembus segar bagi tubuh, kadang pula berhembus panas bagi tubuh. Seperti itulah rasanya.

     Seminggu lalu, aku melihat sekumpulan orang yang sedang mempersiapkan kejutan pada salah satu temannya yang berulang tahun. Mereka menyanyikan lalu selamat ulang tahun bersama-sama, dan wajah teman yang berulang tahun itu terlihat begitu senangnya. Disitu aku termenung, kapan ya terakhir kali aku diberi kejutan seperti itu oleh teman-teman? Sudah 2 tahun ini hanyalah kakanda yang setia memberikan kejutan-kejutan spesial buatku. Tapi rasanya ada yang kurang, tak ada teman-teman yang ikut meramaikannya.

     Hampa, mungkin iya. Kesepian , bisa jadi. Kehilangan moment-moment bersama teman-teman, tentunya. Tapi apa guna aku mengeluh ini itu, karena yang ada hanyalah tinggal kenangan, takkan terjadi lagi kisah yang dulu ku alami bersama teman-teman. Sekarang aku dapat berbagi cerita, mengeluh, minta pendapat, belajar bareng, jalan-jalan dan menemani kesepianku itu hanya pada kakanda. Maafkan aku, selalu menyusahkan saja kanda.

Aku rindu masa-masa saat aku bersuka cita bersama teman-teman :'(




Lebih dari sekedar "drei und zwanzig monat"

*Kalau menurut Lyla:

Kau lebih dari sekedar bintang-bintang
Kau lebih dari sekedar sang rembulan
Bagiku kau pangeran, penguasa isi hatiku

Kau lebih dari sekedar bintang-bintang
Kau lebih dari sekedar sang rembulan
Ku pastikan, aku selalu ada untukmu

Begitu banyak bintang berpijar menemaniku
Namun tak satupun terangi hatiku, seperti hatimu

*Kalau menurut Anderta:

Jujur saja..
Aku makin cinta..
Aku makin sayang..
Dan makin tergila padamu..

*Kalau menurut Vierra:

Ku kan setia menjagamu..
Bersama dirimu..
Sampai nanti akan selalu..
bersama dirimu..

*Kalau menurut Tompi:

Memiliki mencintai dirimu, kasihku..
Tak akan pernah membuat diriku menyesal
Sungguh matiku hidupku kan selalu membutuhkan kamu

*Kalau menurut Sandhy Sandoro:

Kita kan selalu bersama-sama menjalani hari-hari
Ku kan selalu setia menunggumu

*Kalau menurut Peterpan:

Ada cerita tentang masa yang indah
Saat kita berduka saat kita tertawa

*Kalau menurut Nidji:

Kau takkan bisa membuatku menjauh
Dan kau hancurkan aku jika kau pergi dariku membuang hidupku

Ku takkan bisa..
Menjauh darimu sepanjang hidupmu

*Kalau menurut Nineball:

Bagiku semua sangat berarti
Ku ingin kau disini

Takkan pernah ada yang lain di sisi
Segenap jiwa hanya untukmu
Dan takkan mungkin ada yang lain di sisi
Ku ingin kau disini, tepiskan sepiku bersamamu
Hingga akhir waktu..

*Kalau menurut Vanessha:

Sudahkah kau yakin untuk mencintaiku
Ku ingin hanya satu untuk selamanya
Ku tak melihat dari sisi sempurnamu
Tak perduli kelemahanmu
Yang ada aku jatuh cinta karena hatimu

Cintaku..
Tak pernah memandang siapa kamu
Tak pernah menginginkan kamu lebih
Dari apa adanya dirimu..

Cintaku..
Terasa sempurna karena hatimu
Selalu menerima kekuranganku
Sungguh indah cintaku..

*Dan menurutku, . .
Kakanda ist ergäzen meine leben  (♥͡з♥͡)


Lebih mengenal dengan Evan Syndrome

       Evans syndrome adalah penyakit autoimun dimana antibodi seseorang menyerang sel-sel mereka sendiri yakni menyerang sel darah merah dan trombosit. Kedua peristiwa dapat terjadi bersamaan atau bisa juga satu per satu timbul pada diri sang penderita. Sindrom ini pertama kali dijelaskan pada tahun 1951 oleh RS Evans dan kawan-kawan.
       Secara keseluruhan patologinya, menyerupai kombinasi dari anemia hemolitik autoimun dan idiopatik thrombocytopenic purpura. Apa itu anemia hemolitik autoimun? Dan apa pula itu Idiopathic thrombocytopenic purpura? Mari kita simak ;)
       Anemia hemolitik autoimun adalah suatu kondisi di mana sel-sel darah merah yang biasanya membawa oksigen dan karbon dioksida dihancurkan oleh proses autoimun.. Idiopathic thrombocytopenic purpura adalah suatu kondisi di mana trombosit dihancurkan oleh proses autoimun. Sedang trombosit itu sendiri adalah komponen darah yang berkontribusi terhadap pembentukan bekuan darah dalam tubuh untuk mencegah perdarahan.
       Gejala dan tanda-tanda yang dapat muncul pada seseorang yang mengalami Evan Sindrom yaitu denyut jantung tak beraturan, wajah juga kulit pucat, sesak napas, kelelahan (jadi mudah lelah, karena sel darah merah yang seharusnya membawa oksigen untuk tubuh malah diserang), gusi berdarah berlebihan, pendarahan berlebihan (karena trombosit turun, yang seharusnya berperan dalam pembekuan darah ketika terjadi luka pada tubuh), memar/lebam-lebam, terkadang jadi sering pingsan karena sistem imun nya terserang.
       Meskipun Evans sindrom tampaknya mengganggu sistem regulasi kekebalan, patofisiologi yang tepat dalam kasus ini tidak diketahui. Keadaan penurunan jumlah sel darah pada Evans Syndrome dikaitkan dengan kelainan pada sel T karena didapatkan penurunan sel T helper dan peningkatan sel T supresor. Evan sindrom bukan penyakit menurun, tidak akan menular, dan dapat ditemukan baik pada wanita ataupun pria.
        Pemberian steroid mampu menekan sistem imun karena memang penyakit ini didasari oleh autoimun. Sehingga dengan pemberian steroid yang bekerja sebagai imunosupresan diharapkan terjadi penekanan pada pembentukan autoantibodi.
       Sindrom Evan ini sangat langka, serius, dan sangat membahayakan bagi penderita. Penderita dapat bertahan hanya dalam jangka 1 bulan dari vonis penyakit ini (angka kematian mencapai 7 %), terkecuali adanya mukzijat dari Yang Maha Kuasa.

Source by:
www.medicalera.com
www.medisato.com
www.wikipedia.com

Anecdote


Dari judulnya saja perut saya merasa menggelitik :D dan setelah saya baca, ternyata gokil yah pertanyaan sejumlah CPM pada petugas penjaga pintu kereta api. Hanya terhenti 3 menit saja sudah ramai, apalagi disuruh macet-macetan pasti nolak tuh.

Presiden juga manusia, presiden juga seharusnya merasakan bagaimana rasanyajadi rakyat itu. Berdesak-desakan saat mengantri tiket, bermacet-macetan di jalan raya, makan di warteg pinggir jalan, jalan kaki di saat trotoar dipakai oleh pedagang kaki lima, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kenapa harus ada istilah didahulukan.

Terkadang suka menggelikan juga, saat presiden akan menghadiri acara tertentu selalu saja pengawalan ketat dan harus di dahulukan. Kalau orang sakit atau orang meninggal sih wajar. Coba aja rombongan presiden itu berangkat lebih awal, jadi kan tidak ada kata terlambat dan tidak ada pula orang lain menunggu kedatangan dia. Enaknya sih, kalau ada kegiatan yang dihadiri oleh presiden itu kita misalkan sebagai peserta tidak perlu menunggu, supaya tidak ada kata ngaret gitu.


#sunting dari koran Pikiran Rakyat tanggal 17 September 2012

I think . . .

Beberapa jam yang lalu aku membaca postingan di salah satu blog milik orang lain yang judulnya "Kebiasaan Norak yang Dilakukan pada Saat Pacaran"
hmmm... saat membacanya aku tersenyum, bisa-bisanya si penulis mengupas tentang kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan saat pacaran. Kita simak yuu apa saja yang tergolong kebiasaan norak itu. Cekidot ;)
1. Memakai baju Couple

    Menurutku ini hal yang wajar, bukan norak. Dengan memakai baju couple begitu kan jadi terlihat serasi dan kompak. Betul tidak?

2. Memanggil dengan sebutan ayah bunda

    Untungnya aku tidak seperti itu. Menurut kanda, sebutan itu lebih cocok dan tepat dipakai saat hubungannya sudah resmi di depan hukum agama dan hukum negara :)

3. Berantem turun dari kendaraan

     Kalau ini sih, pernah aku lakukan, karena sebel sama kanda pas berantem dan walau lagi berantem juga perhatian itu tetap nomor wahid ;)

4. Pacaran di Social Media

    Kalau untuk yang ini, aku juga suka melakukannya. Namanya juga pacaran, kan ngga cuma SMS atau telpon aja. Apalagi di ajamn sekarang yang canggih, banyak jejaring sosial yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan pacar, keluarga, sahabat, dan siapa saja.


source by: kamar bujang

Finally . . . Bendera putih berkibar ^_^

Weekend, inilah hari yang aku tunggu-tunggu untuk me-refresh-kan jiwa dan pikiran dari kegiatan-kegiatan kampus yang menyita waktuku. Walau begitu juga ini merupakan jalan pilihan aku sendiri, melanjutkan sekolah ke jenjang perguruan tinggi. Yups, Perguruan Tinggi itu berarti aku bukan lagi SISWA melainkan telah menjadi MAHASISWA.

Di sabtu pagi, aku sudah bersiap-siap untuk pergi ke kampus. Walau hari sabtu gini, tetap saja ada kegiatan yang menuntut aku pergi ke kampus. Alasan pertama, lumayan juga belajar dengan teman-teman sejurusan tanpa harus keluar uang (dasar otak anak rantauan, pikirannya itu gratis melulu, hehe..). Alasan yang selanjutnya itu, internetan gratis (gratis lagi gratis lagi, hehe..).

Ceritanya aku belajar teknik digital, belajar apa itu IC trus gimana cara mensimulasikannya. Di sela-sela belajar, aku sempatkan untuk membuka browser di notebook untuk sekedar membuka facebook juga mendownload lagu atau film. Namun sayang, kegiatan belajarnya cuma sampe jam 12.00 dikarenakan peserta yang mengikuti kegiatannya hanya sedikit. Sebenarnya sih pesertanya bisa banyakan, kalau kegiatan belajar teknik digitalnya tidak bentrok dengan kegiatan Stadium General yang diselenggarakan pihak Himpunan dengan divisi yang berbeda. Tapi ya sudahlah tidak apa-apa. Walau cuma sebentar tapi ilmunya tetap aku dapat ;)

Setelah kegiatan itu berakhir, aku menuju mesjid kampus untuk solat dzuhur bersama kakanda. Ia berjanji bakal mengajari aku belajar, karena ada tugas kuliah yang aku belum paham. Maklumlah, kakanda memiliki IQ yang lebih tinggi daripada aku, hehe...

Hari pun makin sore, tapi sayang di sabtu sore itu kenapa ko cuacanya berubah menjadi mendung dan tiba-tiba terdengar suara petir. Dalam hati aku ingin sekali pergi jalan bersamanya. Tapi kenapa juga cuaca sore itu tidak mendukung :(

Berbagai alasan aku utarakan padanya, agar ia mengerti kalau aku ingin pergi jalan bersama dia. Namun sayang, ia tak kunjung memahami maksud hatiku ini. Singkat cerita, aku pun merengek ingin pergi jalan-jalan bersama dia. Si sulung dan si bungsu memang berbeda sifat. Inilah yang terjadi padaku. Ujung-ujungnya, kita malah berantem yang akhirnya malah membuat ia kesal sekali padaku dan berkata "kamu tuh egois!" :'( aku pun menelpon salah satu sahabatku sambil menangis, namun aku tak bisa menceritakan apa yang terjadi padaku saat itu. ku tutup telpon dan langsung berlari menyebrangi jalan raya.


Dengan bermodal nekat, tanpa pikir panjang lagi aku naik angkutan umum dengan tujuan pergi menemui kakanda di rumahnya. Itu kejadiannya sekitar jam 18.35, sahabatku terus-terusan menelpon karena dia khawatir malem-malem begitu aku pergi sendirian naik angkot dan di kota besar pula. Tapi emang dasar, aku keras kepala tetap saja aku melanjutkan perjalanan menuju rumah kakanda.

Tepat pukul 19.15, aku turun di jalan bogor. Jalanan itu berbeda sekali, ketika siang ramai banyak yang mengelas namun malam begitu sepi dan gelap. Tapi aku tetap berani melanjutkan perjalanan walau rumah kakanda itu masih jauh, dan ku tempuh hanya dengan berjalan kali sekitar 15 menit dari jalan bogor itu.

Sesampainya disana, aku tak berani menemui kakandaku langsung ke rumahnya, jadi aku putuskan untuk mengajaknya bertemu di tempat makan. Ya, sembari menunggu kakanda datang aku pesan saja makan dan minum. Kebetulan aku lapar (tapi ngga lapar banget) dan daripada malu cengo sendirian nunggu kakanda datang #dalih, hahahaha

10 menit berlalu, barulah kakanda datang. Dengan pakaian dinas himpunan yang masih ia kenakan dan juga wajah yang masih kecut begitu membuatku semakin bersalah atas kejadian tadi sore. Lalu pertanyaan pertama yang ia lontarkan kepadaku "Sendirian kesini?". Aku menjawabnya dengan lirih "ya, sendiri."
Dan dari situlah awal aku meminta maaf padanya atas perilaku egois aku sama dia. Dan ia pun menerima permohonan maafku. Setelah itu, akupun diantarkannya pulang. (maaf ya aku banyak banget merepotkan kakanda).

Memang, aku dan kakanda memiliki perbedaan yang cukup banyak kalau dipikir-pikir. Tapi perbedaan itu yang bisa menyatukan kita dan mempertahankan kita hingga sekarang. Maafkan aku,kanda. Mulai saat ini aku mau belajar untuk menghargai kanda juga orang lain dan tidak lagi egois terhadap keinginanku.



#ada pepatah mengatakan " Jika kamu bisa melewati 14 hari perubahan menuju kebaikan, maka kamu akan bisa melepaskan perbuatan/sikap burukmu itu"

Memang sulit untuk mengawali sesuatu itu, namun jika kau memiliki tekad yang kuat dan didukung dengan orang-orang di sekitarku yang mendukungku juga. Aku dapat atasi semua dengan mudah dan bisa menjadi pribadi yang tidak egois ;) Semua ini aku lakukan untuk diriku sendiri, kanda, keluarga juga orang-orang yang menyayangiku.

Egois


Orang yang selalu mementingkan diri sendiri itu bisa dikatakan orang yang egois. Egois berasal dari kata ego, ego itu adalah aku dalam bahasa Yunani, jadi orang yang disebut egois orang yang memang mementingkan dirinya.

Penyebab timbulnya sikap egois, yaitu:
1. Sikap egois merupakan kelanjutan dari apa yang telah diterimanya selama ini.
2. Kurang perhatian.
3. Sikap egois timbul dari kelaparan, kelaparan emosional, kelaparan finansial, kelaparan jasmani.



Dampak dari sikap egois itu bisa menimbulkan lingkungan akan sulit menerima orang yang egois karena tidak ada usaha untuk menyesuaikan diri. Daripada terjadi konflik, maka terpaksa hidup dalam kesendirian.

Orang yang egois akan merasa diri selalu benar dan hebat, suka membantah bila dinasehati, tidak suka mendengarkan sesuatu yang baik yang disampaikan, hidup yang amat sangat terlalu bebas tanpa aturan dan larangan, memuaskan diri sendiri, suka merugikan orang lain, tidak perduli dengan orang-orang dan lingkungan disekelilingnya.

Namun ada juga dampak positifnya seperti ia ingin melindungi orang yang ia sayangi sekali dalam hidupnya, suka mengatur untuk kebaikan, tidak suka melihat hal-hal yang tidak baik, selalu berusaha walaupun sering mengalami kegagalan, bertekad untuk berhasil walaupun halang rintangan berbahaya sekalipun yang menghadang, membantah untuk sesuatu yang tidak baik dan berdampak buruk, dan semua hal positif yang lainnya.

Tidak ada hal yang sempurna di dunia ini melainkan hanya Allah Swt yang memiliki seisi alam ini. Semua kehidupan ada 2 sisi, yakni sisi positif dan negatif. Semua itu nyata adanya agar semua di dunia  dapa

Hobi atau Bakat??

 
        Pasti semua orang di dunia ini tahu akan hal menulis. Setiap orang di masa hidupnya pasti pernah menulis. Apapun tulisan yang ia hasilkan itu merupakan hasil buah pikir sang penulis. Menulis itu tidak mengenal batasan usia, tidak mengenal waktu, juga bahan atau topik yang dituliskannya. Semua orang pasti bisa menulis. Semua orang punya kemampuan untuk menulis. Namun bagaimana caranya untuk mengembangkan kemampuan menulis kita.
   Ketika kita telah menjadi sesosok insan, apa yang dikenal dunia dari diri kita? Jejak apa yang telah kita tinggalkan sehingga dunia akan tetap mengenang kita. Hingga meski kita telah lama hilang dari dunia ini, namun sejatinya diri kita masih eksis dalam kehidupan. Karena mimpi, pemikiran, harapan dan cita-cita kita tetap terukir indah.
  Tulisan membuat kita akan dikenang oleh zaman. Mendokumentasikan semua hal yang pernah kita rasa ataupun kita pikirkan. Menulis adalah cara untuk mewariskan mimpi dan cita-cita kepada generasi pelanjut. Jika anda tak ingin hidup anda seperti buih, cobalah untuk menulis mulai sekarang. Apapun itu, meski hanya goresan perasaan yang dalam pandangan anda tak berarti. Tapi percayalah, bisa jadi lewat goresan itu dunia mengenal, mengenang dan mengekalkan kehidupan anda. Menulis adalah sebuah bentuk pembelajaran. Ketika anda menulis sesungguhnya anda tengah belajar.
    Mengurai ide-ide yang ada di kepala kita, mengkomunikasikan apa yang kita rasakan dan memikirkan bagaimana agar tulisan itu bisa dinikmati dengan mudah oleh pembaca. Menulis akan membuat anda tetap pintar dan berpikir. Tentu hal tersebut akan membuat diri anda eksis, sebagaimana sebuah perkataan "aku berpikir, maka aku ada".
    Memang sih tulisan aku mungkin belum berkualitas seperti layaknya tulisan Asma Nadia atau penulis hebat lainnya. Tapi tetap harus terus berlatih. Kita harus percaya, ada pepatah mengatakan "bisa karena biasa". Yang paling penting menurut aku, ketika kita menulis, yakinlah bahwa kita tulisan kita akan terpatri setiap jengkal dari diri kita dalam kehidupan. Jadi, tunggu apa lagi, ayooo menulis! ^_^

Bagger 288

Mesin tambang raksasa sejenis excavator buatan Krupp, pabrikan asal Jerman, ini berukuran panjang 300 meter dan berat 45.500 ton, dan mampu bergerak dengan roda rantainya di banyak area pertambangan terbuka.

         

    Kabar perpindahan terakhirnya terjadi pada tahun 2001, ketika mesin ini bergerak dari satu pertambangan ke pertambangan yang lain – menempuh jarak 22 kilometer, menjelajahi daratan, jalan-jalan raya, menyeberangi rel-rel kereta api, pinggiran kota dan pedesaan. Karena mesin ini tidak bisa begitu saja melewati rintangan-rintangan itu -karena bisa merusaknya- para pekerja menyiapkan lapisan pasir untuk alas disepanjang jalannya ketika melewati rel KA, jalan-jalan raya, memindahkan tiang-tiang listrik, dan menyebarkan rumput-rumput khusus di atas tanah yang dilaluinya untuk mempermudah jalannya.
    Butuh waktu 3 minggu untuk memindahkannya! Ketika sampai di tempatnya mesin ini akan melahap bukit-bukit batubara, batu-batu karang dengan rakus.

Di Balik Warna Bendera Indonesia

     Menuju detik-detik HUT Kemerdekaan Indonesia ke-67, secara tidak sengaja saya berpikir kenapa dulu Ir. Soekarno (atas nama bangsa Indonesia) itu memilih warna merah dan putih sebagai warna untuk bendera Negara Indonesia? Hayoh siapa yang tahu alasannya kenapa?
     Saya mencoba mengulas beberapa fakta di balik Sangsaka Merah Putih, kita simak yuu ahh..

                            

1. Seluruh negara Asia Tenggara pasti memiliki warna Merah dan Putih dalam benderanya (kecuali Vietnam).

2. Merah Putih merupakan pasangan warna tertua dalam budaya banyak negara dunia.
- Ibnu Qudamah berkata :
Dan tahukah teman? Ternyata diantara pakaian Nabi Muhammad SAW itu adalah pakaian warna putih dan merah. Sebagaimana hadits:
- Dari Jabir bin Samurah ra : 
“Saya ketika itu melihat Nabi berpakaian merah, lalu saya membandingkannya dengan bulan. Ternyata dalam pandangan saya, beliau lebih indah daripada bulan.” (HR. Abu Ya’la dan Al-Baihaqi)
 “Pakaian yg paling utama adalah pakaian yg berwarna putih karena Nabi bersabda, ‘Sebaik-baik pakaian kalian adalah yg berwarna putih. Gunakanlah sebagai pakaian kalian dan kafan kalian.” (al Mughni, 3/229)

3. Secara anatomi, merah putih merupakan warna tertua dalam tubuh manusia.
    Sejak janin dibentuk di dalam rahim, maka ia terdiri atas darah & daging (merah) dan tulang (putih). Dalam darah manusia pun hanya terdapat dua sel darah yakni Sel Darah Merah & Sel Darah Putih.

4. Secara geologi, Merah & Putih merupakan representasi dua unsur alami yang terpanas dan terdingin di bumi. Yang terpanas adalah lava atau inti bumi (berwarna merah), dan yang terdingin adalah salju (berwarna putih).

5. Secara optik, Merah adalah warna dengan frekuensi cahaya paling rendah yg masih dapat ditangkap mata manusia dengan panjang gelombang 630-760 nm. Di sisi lain, bila seluruh warna dasar digabung dengan porsi dan intensitas yg sama, maka akan terbentuk warna Putih.

6. Cahaya Merah adalah cahaya yg pertama diserap oleh air laut, sehingga banyak ikan dan invertebrata kelautan yg berwarna Merah. Di sisi lain, riak gelombang air laut selalu terlihat berwarna Putih. Jadi, bisa dikatakan, Merah Putih itu sendiri merupakan simbolisasi dari laut itu sendiri. Tak heran, Indonesia yg merupakan negara maritim / negara kepulauan memilih untuk memiliki bendera Merah Putih.

     Semoga dengan informasi yang saya sampaikan kita selaku penduduk Indonesia bangga akan bendera Kebangsaan kita. Juga agar setiap generasi penerus Bangsa menghargai jasa serta pengorbanan para pendahulu kita yang telah banyak berkorban segalanya demi tegaknya bendera Indonesia lambang kedaulatan Bangsa kita, Negara Indonesia.

TIGA MAKNA TERSELUBUNG ANTARA EKSIS DAN INTERNET

Pada awalnya kehadiran internet di Indonesia hanya dapat dinikmati oleh kalangan tertentu dan hanya untuk keperluan hiburan saja. Kemudian dari waktu ke waktu perkembangan komunikasi dan teknologi di tanah air semakin pesat. Dan masyarakat mulai menyadari bahwa internet ini memiliki peranan yang penting dalam kehidupan di era globalisasi ini. Dengan adanya internet ini mampu mengubah gaya hidup masyarakat Indonesia menjadi lebih modern dan sekarang tidak ada lagi istilah gaptek (gagap teknologi).
Saat ini ada sekitar 9 operator telepon selular di Indonesia. Dan baru-baru ini muncullah sebuah operator selular baru yang menamakan dirinya dengan nama Axis. Operator selular ini menawarkan tarif yang mampu bersaing dengan operator selular lainnya.
Kini kehadiran Axis dengan balutan jargonnya “Internet untuk Rakyat” mampu menjawab keinginan user internet di tanah air, yakni mereka menginginkan akses internet yang murah juga cepat. Terutama bagi mereka, para pengguna internet yang berada di daerah-daerah juga di pelosok negeri ini. Sehingga mereka dapat menikmati perkembangan teknologi informasi dengan aman dan  nyaman. Tanpa perlu khawatir pulsa mereka cepat habis atau bahkan khawatir akan jaringan koneksi internet yang buruk oleh karena sinyal yang kurang mendukung.
Para pengguna internet dapat melalukan apa saja yang mereka inginkan dengan akses internet yang murah dan cepat. Mereka dapat menggunakan internet untuk social networking, searching information, downloads, e-mail dan lain sebagainya. Sesuai dengan namanya “Axis”, maka operator selular ini mengajak pada para penggunanya untuk tidak hanya eksis di dunia nyata melainkan eksis pula di dunia maya. Eits, tapi hati-hati kalau user sudah mulai mabuk kepayang dengan yang namanya internetan, saking murah dan cepatnya internetan jadi lupa diri.
Nah menurut pandangan saya, ada 3 kata yang bermakna dibalik kata “Eksis” tersebut. Tiga kata bermakna itu adalah ekspresif, sinergi dan seimbang. Mengapa harus ekspresif, sinergi dan seimbang? Karena jika kita padukan ketiga kata tersebut, kita akan dapatkan suatu pemaparan yang kohesif bagi kehidupan masa kini yang telah memasuki era globalisasi.
Yang pertama, ekspresif. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian ekspresif yaitu tepat (mampu) memberikan (mengungkapkan) gambaran, maksud, gagasan, perasaan. User internet bebas untuk memulai menggunakan internet kapanpun, dimanapun, untuk apapun, serta bagaimanapun caranya, semua bebas dilakukan. Sekedar browsing di Google, update status di twitter, facebook atau social networking lainnya, bahkan mencari pekerjaan pun dapat dilakukan menggunakan internet. Seperti itulah user mengenal internet, sehingga gaya hidup baru di Indonesia ini tak kenal usia. Bisa jadi user internet itu bisa menjadi artis bagi kalangannya sendiri. Dan masih banyak lagi kebebasan yang bisa user curahkan dengan internet.
Yang kedua, sinergi. Sinergi dijelaskan sebagai kombinasi unsur atau bagian yang dapat menghasilkan keluaran lebih baik dan lebih besar. Dengan semakin meluasnya jaringan internet di berbagai sektor kehidupan masyarakat telah menyebabkan terbukanya peluang bagi penyalahgunaan internet yang lebih dikenal dengan istilah kejahatan dunia maya atau cybercrime. Agar pemanfaatan internet dapat digunakan secara baik dan benar sehingga dapat terhindar dari kejahatan di internet, maka perlu adanya kerja sama antara penyedia layanan internet, para pengguna internet dan juga pemerintah serta saling sinergi dalam rangka membangun karakter generasi bangsa yang baik dan bermartabat.

Yang terakhir, seimbang. Seimbang dapat diartikan tidak berat sebelah atau sebanding. Di jaman sekarang ini banyak orang yang berlebihan dalam bermain internet. Ada saja dampak negatif yang ditimbulkan, apalagi sekarang dengan perkembangan yang sangat pesat. Agar user dapat ber-internet dengan aman (mengamankan isi dompet :D ) tetapi tetap eksis, maka user harus dapat menerapkan ber-internet dengan aman (sekali lagi saya tekankan mengamankan isi dompet :D ). Apakah yang dimaksud dengan ber-internet dengan aman itu? Berinternet dengan aman adalah berinternet dengan tanpa mengorbankan apapun, dalam artian kita tidak perlu mengorbankan uang makan kita hanya karena kita ingin berinternet ria. Semua yang berlebihan (Lebay) itu berarti tidak seimbang, sobat. Jangan karena berinternet saja uang kita habis, lantas kita tidak makan. Ada baiknya kita pilih paket internet yang murah.
Nah, bagi kamu-kamu yang suka eksis di social media, tidak ada salahnya mencoba paket Axis Eksis yang baru-baru ini diluncurkan Axis khusus bagi yang suka eksis di dunia maya. Cukup dengan pulsa Rp. 9.900 kita sudah bisa menikmati internetan di dunia maya dengan kuota yang unlimited dengan batas waktu internetannya satu minggu. Mana ada paket internet yang murahnya seperti Axis Eksis. Come on, try it and enjoyed!

Meine Geschichte

Dini hari begini aku belum dapat memejamkan mata ini. Padahal raga ini telah lelah seharian beraktifitas. Namun pikiranku terus saja memikirkan hal tadi sore. Mungkin memang tak banyak yang dapat ku perbuat untuknya. Aku sadari, aku hanya bisa membuatnya menjadi orang yang merugi., membuat dirinya selalu masuk ke dalam zona "down". Kalau lah saja aku bisa menukarnya, akan ku tukar keadaannya sekarang dengan keadaanku.
Meskipun yang ia katakan begitu nancleb di hati, tapi ya sudahlah. toh lagi keadaan kayak begitu pasti "down" banget. Aku cuma sekedar ingin berbagi,sob.
Dulu, sekitar 3 tahun yang lalu. Saat aku masih duduk di bangku menengah atas. Aku juga pernah mengalaminya. Mugkin bisa dikatakan bukan pernah lagi tapi sering mengalami keadaan seperti dirinya. Aku dulu bisa disebut siswi pandai. tak ayal peringkatku di kelas selalu menjadi bintang, hingga aku lulus bangku menengah pertama. Namun seperti Allah memiliki kado untukku. Setelah aku menjadi siswi sekolah menengah atas. Kehidupanku yang dulu sebagai bintang kelas berubah 180 derajat menjadi siswi biasa-biasa saja, bahkan mungkin bagis ebagian guru di sekolah itu aku dikategorikan siswi dengan IQ rendah.
Tahun pertama, aku benar-benar terpuruk oleh keadaan yang menghimpitku. Hingga sampai aku dalam seminggu menangis dan merengek-rengek pada orangtuaku untuk mengurus kepindahanku. Yaa secara, aku berada di kelas unggulan yang notabene siswa-siswinya berasal dari siswa-siswi teladan di kotaku. Ditambah lagi dengan kegiatan belajar mengajar yang hampir sebagian besar penyampaiannya menggunakan bahasa inggris. Makin ngga betah aku dibuatnya :'( Alhasil, di akhir tahun pertama aku bersekolah disitu mendapat peringkat yang buruk karena hasil belajarku selama setahun disitu hanyalah berbuah Doremifasol saja (seperti lagunya Budi-Doremi). Dan mungkin disinilah kesabaranku diuji oleh Allah.
Pada saat itu, aku berpikir mungkin seperti inikah perasaan hati teman-temanku dulu yang mendapat peringkat
jauh dibawah peringkatku. Ya Rabb, Engkau yang memiliki segalanya. Ampuni aku yang telah kufur dari nikmat-Mu :'( Sedih? Jelas! Sakit hati? Oh tentu! Namun apakah aku akan terus seperti ini diam dalam keterpurukan? Oh, tentu TIDAK! Bangkit itu susah. Susah jika kita harus selalu berteman dengan kegelapan.
Tahun kedua mulai berjalan. Sedikit demi sedikit aku mulai merangkak naik. Mulai ada pencerahan di setiap hariku. Namun, ujian kembali menhampiriku. Di akhir tahun kedua ini, nilai Fisika aku benar-benar merah! Tak tahu harus bagaimana :'( Hingga sampai orangtuaku dipanggil untuk menghadap guru bersangkutan. Setelah urus mengurus dan aku harus melakukan serangkaian ujian tulis dari guru tersebut, akhirnya akupun bisa naik kelas dengan nilai yang pas-pasan (pas diongkos kali yaa).
Bosan dengan kegiatan belajar yang membuat hatiku malah panas dan menjadi uring-uringan saja jika belajar, maka aku alihkan perhatianku pada kesibukan di organisasi sekolah. Untungnya bisa membuatu lebih enjoy menikmati hidup sebagai pelajar dalam euforia putih-abu.
Tahun ketiga, aku menjadi pelajar adalah tahun terakhir aku menimba ilmu disitu. Barulah aku merasakan perubahan yang signifikan pada kegiatan belajarku baim di sekolah maupu di rumah. Mungkin karena kali itu merupakan tahun terakhir dan juga babak penentuan kelulusan, jadi aku bersungguh-sungguh menjalaninya.
Dan ujian pun datang kembali saat aku mendaftar di sebuah Perguruan Tinggi di Jawa Tengah namun hasilnya aku tidak diterima. Aku mulai berpikir mengapa aku seperti ini? Apa salahku? Aku tiba-tiba teringat akan sesuatu hal. Restunya orangtua adalah restu Allah. Dan aku langsung menyadari bahwa pilihanku itu memang tidak direstui oleh orangtua, karena terbentur dengan biaya yang besar (secara pilihan jurusan kuliah yang aku inginkan itu membutuhkan banyak dana). Maklum, orangtuaku hanya wiraswasta yang tak tentu pendapatannya. Bukan pegawai negeri sipil yang sudah mendapat sertifikasi ataupun gaji ke-13. Tapi aku bersyukur masih diberi orangtua yang utuh dan juga berlimpah kasih sayang, tak kurang suatu apapun.
Dan sekarang pun aku kuliah di sebuah Perguruan Tinggi di kota Kembang inilah berkat restu dari orangtua, yang walau bertolak belakang dengan keinginan hatiku ini. Disini aku sebagai mahasiswi, menjalani hari-hari dengan biasa saja. Tak ada ambisi yang membara, seperti dulu waktu aku masih memakai seragam putih-biru. Kini yang ada hanyalah rencana hidupku di masa depan mau jadi apa dan dengan cara bagaimana aku membalas semua pengorbanan dan jasa orangtua juga membahagiakan keluargaku kelak.
Semoga rencana-Mu untukku indah di saat yang telah Engkau siapkan untukku. Karena aku yakin rencana-Mu takkan salah dan takkan merugikanku. Terimakasih Ya Rabb, Engkau masih memberiku ujian dalam hidupku. Namun Engkau selalu memberiku kesempatan agar aku kembali. Karena itu pertanda bahwa Engkau selalu mengingatku sebagai hamba-Mu.

Bungkam dalam Ketidak-adilan

Hari yang begitu melelahkan bagiku. Masih ku ingat tadi pagi ia menyapaku dengan hangat lewat ponsel. Membangunkanku dari mimpi indahku. Ku coba membuka mata melihat isi pesan di layar ponsel. Saat ku buka isi pesannya membuat semangat menjalani hari ini.
Menit demi menit ku lewati, menjalankan aktifitas seperti biasa, namun dengan semangat yang berbeda dalam jiwaku. Ah rasanya hari ini begitu nyaman akan ku jalani. Hingga sore pun tiba, ups! Sayang sekali, hari ini bukan menjadi bagian yang indah dalam hidupku. Kejadiannya begitu cepat. Sebuah pesan singkat yang ku dapat darinya membuatku merasa bersalah atas apa yang terjadi. Ia memberitahuku nilai beberapa mata kuliah. Hariku ini berubah menjadi mendung. Tak ayal membuat pikiranku terus berkelana tak tentu arah. Bukan aku tak mensyukuri atas apa yang telah aku terima, namun yang ada di otakku hanyalah keadaan dia pasca pengumuman nilai mata kuliah itu.
Petang telah berlalu. Setelah masuk waktu magrib dan selesai aku tunaikan ibadah, tiba-tiba... Triiiingg! Ide muncul di kepalaku. Langsung ku sambar ponsel di meja. Aku bertanya pada temanku mengenai nomer HP dosen yang bersangkutan (sebut saja Mr. X). Tak lebih dari 1 menit, nomer Mr. X itupun sudah aku simpan di phone book ponsel. Kini aku tinggal memencet tombol call di ponsel untuk menelepon Mr. X tersebut. Awalnya ragu, namun aku beranikan diri untuk menelepon Mr. X. Telah aku pikirkan resiko apapun yang akan terjadi akan aku terima. Semua ini demi dia, aku ngga mau dia kembali down.
Akhirnya teleponku dijawab dari seberang sana.
Aku: "Halo. Selamat sore Mr.X. Ini saya bla bla bla bla bla........"
Mr. X: "Kan saya sudah kasih kunci jawaban UASnya kemarin."
Aku: "Tapi Mr.X, saya bla bla bla bla......"
Mr. X: " Iya, kan saya bilang kunci jawabanya sudah saya kasih kemarin. Kenapa kamu ngotot meminta hasil ujian kamu! Kamu kan pasti inget pas ujian kamu mengisi apa, tinggal samakan saja dengan kunci jawaban yang saya kasih!"
Aku: "Tapi Mr.X, bla bla bla bla......"
Mr.X: "Sudah! Siapa nama kamu?"
Aku: "Nama saya bla bla bla....."
Mr.X: "Kamu sudah lulus! Ya sudah kan beres?!"
Aku: "Yaudah Mr.X, makasih. Selamat sore!"
Dengan nada kesal aku tutup teleponku itu. Tak ku dapat hasil yang aku inginkan, langkahku gontai menyusuri dinginnya malam di kota Kembang ini. :(
Susahnya mencari keadilan di sekumpulan kedok-kedok pengecut yang tak mau dirinya terinjak hanya karena menginginkan goal yang menakjubkan yang padahal pada kenyataanya semua itu didasari atas keuntungan individual.

Überraschung aus Geliebte

Taukah kamu pada tokoh kartun Powerpuff Girls? Pasti sebagian besar orang ngga banyak yang tau soal tokoh kartun yang satu ini. Dulu memang sempat booming saat aku masih duduk di bangku kelas 4 SD (kalau tidak salah). Sejak dulu, aku memang menyukai tokoh kartun yang satu ini. Sosok mereka yang menjadi pahlawan bagi kota Townsville. Dari dulu kepengen banget aku punya boneka Powerpuff girls. Dari toko ke toko nyari boneka itu, tapi nihil ngga dapet satupun. Udah cape kesana kemari nyari boneka itu ngga kunjung dapet, akhirnya aku nyerah aja deh. Kalau jodoh ya nanti juga ada.

Waktu terus berlalu, ngga kerasa aku udah gede. sekarang udah jadi mahasiswi di salah satu Universitas di Kota Kembang. Dan memang jodoh ngga kemana. Akhirnya aku dipertemukan dengan si Jutek Blossom. Jeng.. Jeng.. Jeng..                                               Ahaiii akhirnya sudah sekian lama aku menunggu dan menanti, ada juga nih si Jutek Blossom :) Gmana yah ceritanya si Jutek Blossom ini ada di tangan aku? Cekidot ;)
Berawal dari keinginanku sejak dulu yang pengen banget punya bonka tokoh kartun itu. Aku cerita sama Odong aku.
aku: odong aku pengen punya boneka Powerpuff girls. tapi susah banget nyarinya. Mesti nyari kemana ya?
odong: Ah lagian kamu tuh ya suka sama kartun powerpuff girls. udah ngga jaman tau!
aku: ih ko gitu ngomongnya, :(
odong: emang kalau aku bisa dapetin itu boneka, mu dikasih apa? :P
aku: dikasih apa ya? hmm....
odong: sepatu kobe (sepatu basket-red) aja juga ngga apa apa ko ngga akan nolak aku sih hehehe :D
aku: haduuuh.. ya kalau aku ada rezeki aku beliin, hehehe :D

Sejak itu sebenernya aku ngga begitu nyari boneka itu. Kalau emang jodohnya pasti ketemu. Waktu berjalan, dan aku menjalani aktifitas seperti biasanya sebagai mahasiswi dengan segala kesibukannya di kampus. Pada suatu malam, odong kirim sms yang isinya kurang lebih seperti ini "Bisa minta tolong ngga? Tolong cuciin baju aku donk. Besok aku bawa yah bajunya." Ya aku sih boleh-boleh aja selagi aku bisa bantu dia.

Keesokan harinya pagi-pagi dia datang dengan membawa satu kantong plastik berisi cucian. Langsung aku bawa ke dalam kamer mandi dengan rencana bakal aku rendem dulu sebentar, baru dicuci setelah direndem. Pas aku buka kantong plastiknya, ko aneh ya minta tolong cuciin baju dia tai baju yang mau dicuci cuma ada 3 potong, itupun kemeja semua. Tapi ya aku langsun masukin aja semua baju itu ke dalam ember. Udah beres ngerendem, aku balik ke ruang tengah, disana ada odong lagi duduk.
Tiba-tiba dia tanya "ko wajahnya biasa aja?" aku jadi bingung, emang wajah aku kenapa? Trus dia langsung capcus ke kamer mandi. Aku kira dia mau buang air kecil, tapi kenapa ko dia narik tangan aku? Makin bingung dan penuh tanda tanya besar!

Dia masuk ke kamer mandi, lalu ngambil ember yang berisi cucian baju dia yang lagi direndem. Dia obrak abrik tuh cucian yang lagi direndem. Dan tiba-tiba, pluk! Ada sesuatu yang jatuh dari dalam kemeja hitamnya. Aku pungut dan olala! Betapa girangnya aku pada saat melihat apa yang jatuh itu! Ternyata sebuah boneka yang selama ini aku idam-idamkan :)

Aku ngga nyangka dia bakal dapet boneka itu. Thanks you my dear, u're so sweet.. :*

Maaf yaa respon aku telat, hehe... Jadi aja yang tadinya kamu mau romantic malah jadi berantakan deh rencananya..
Dank Ihnen mein lieber vor allem der kampt und opfer.. Ich werde dich immer lieben.. Ich liebe dich :*

Cakrawala bioLogi

Swaktu bangun tidur, sbenarnya Qta brada dlm keadaan kkurangan glukosa(hipogliklomia).
Tubuh akan berusaha menaikkan kadar gula darah dngan mengambil cdangan glikogen.
Jika glikogen sdah habis,cadangan lemak yg akan diambil.
Dalam keadaan sperti ini, tbuh tidak brada dlm keadaan yg cocok untk mlakukan pkerjaan dg baik.
Dgn dmikian,sdah slayakny Qta untk mkan pagi sbelum brangkat mlakukan aktivitas.

Menjelajahi Hati

Saat ini, aku berada di suatu tempat yang terbilang cukup membuatku sedikit merasa tenang.
Entah apa yang sedang ku pikirkan dalam otakku ini,
Sibuk menerawang juh namun tak kunjung ku temui pencerahan dalam pikiran juga kalbuku.
Berpikir semakin dalam tetap saja tak ku temui apa yang aku inginkan selama ini.
Menerobos akar-akar yang sempat memenjara diri namun tetap begitu gelap ku rasa.
Lentera yang selama ini menemani hari-hariku, kian kemari kian redum.
Tak cukup energi untuk membangkitkan semangat yang kini mulai memudar.
Ada apakah gerangan dengan hatiku?
Sebuah tanda tanya besar menyeruak dari hati.
Serpihan sesal tak mampu mengembalikan aroma napas tubuhku yang dulu.
Hanya mampu menopang diri dengan sisa-sisa napas yang hampir habis dimakan usia.
Berserah diri itu bukan jawaban yang tepat bagi pertanyakanku!
Lalu mau kemana aku sekarang?
Membuat serentetan kejadian lampau terukir pahit di depan raut wajah yang kian hari kian lesu.
Jalan terjal yang ku lalui mungkin tak sama dengan yang lain,
Tapi beginilah aku, beginilah hidupku sekarang.
Tak usah memperdulikan yang lalu,
yang lalu itu hanya akan membuatku makin terpuruk di dalam keadaan.
Say good bye for the past time ..